Benih Simpanan dan Gugatan Hukum terhadap Petani

Menegakkan undang-undang paten tidak jauh berbeda dengan menegakkan undang-undang lain. Sebagian besar orang menghormati hukum. Biasanya, warga negara yang jujur akan melaporkan orang yang melanggar hukum. Demikian pula halnya dengan pelanggaran paten yang menyangkut benih yang disimpan. Sebagian besar petani menghormati undang-undang paten dan tidak melanggar kesepakatan untuk mematuhi undang-undang itu. Ketika seorang petani melihat petani lain menyimpan benih paten, biasanya mereka melaporkannya. Banyak di antara laporan yang didapatkan Monsanto tentang petani yang menyimpan benih paten berasal dari petani lain dalam komunitas yang sama.

Biasanya, kami mengetahui kasusnya ketika seseorang melaporkan bahwa dia merasa ada benih yang disimpan secara ilegal. Pengacara Monsanto memeriksa dugaan ini dan mungkin meminta penyelidik swasta berizin untuk memeriksa faktanya. Jika memang diduga ada pelanggaran, manajer Monsanto akan menemui orang yang diduga terlibat itu. Ada sejumlah petani yang dihubungi dan memberikan informasi yang membuat Monsanto dapat menyelesaikan kasus itu. Sebagian besar petani yang dihadapkan pada fakta pelanggaran ini mengakuinya dan membayar uang ganti rugi.

Sejak 1997, kami hanya pernah mengajukan 145 gugatan hukum kepada petani di AS. Sepertinya banyak, tetapi apabila dibandingkan dengan penjualan benih kami kepada lebih dari 250.000 petani Amerika, angka itu sebetulnya kecil sekali. Dari jumlah tersebut, yang sampai diajukan ke pengadilan hanya sebelas petani. Kesebelas kasus ini semuanya dimenangkan oleh Monsanto.

Sejumlah kecil petani yang terlibat dalam kasus pelanggaran paten terhadap Monsanto ini mengangkat kasus mereka ke media, dan mengecap tindakan Monsanto sebagai tindakan negatif. Dalam beberapa situasi lain, pihak luar mencitrakan beberapa kasus tertentu secara negatif pula. Kami menyangkal semua tuduhan menyesatkan tentang perbuatan salah. Karyawan dan kontraktor kami menghormati pelanggan kami dan properti mereka.

Dokumen dan Info yang Diberikan Monsanto kepada Petani

Petani diharapkan selalu mendapatkan informasi tentang praktik penanganan terbaru untuk produk Monsanto. Panduan Penggunaan Teknologi berisi ikhtisar singkat portofolio produk teknologi Monsanto saat ini serta memuat persyaratan dan panduan cara menggunakannya. Petani yang ingin membeli dan menggunakan benih paten kami harus memiliki Perjanjian Teknologi/Pengawasan Monsanto yang sudah ditandatangani dan masih berlaku.

Alasan utama Monsanto menegakkan paten miliknya adalah untuk memberikan keadilan bagi sebagian besar petani jujur yang mematuhi perjanjian mereka, dan untuk menghindarkan penggunaan teknologi secara ilegal guna meraih keuntungan yang tidak selayaknya. Dokumen ini memaparkan komitmen kami kepada para petani saat menelaah, mengevaluasi, dan menyelidiki materi pelanggaran paten benih yang mungkin terjadi.

Mengapa Monsanto Menuntut Petani yang Menyimpan Benih?

Monsanto mematenkan banyak varietas benih yang dikembangkannya. Paten itu penting guna memastikan bahwa kami dibayar untuk produk kami dan untuk semua dana yang kami investasikan untuk mengembangkan produk tersebut. Ini salah satu alasan dasar adanya paten. Alasan yang lebih penting adalah untuk membantu menggalakkan inovasi. Tanpa perlindungan paten, tidak akan ada insentif bagi perusahaan swasta untuk berupaya dan melakukan investasi ulang untuk membiayai inovasi. Monsanto menginvestasikan lebih dari $2,6 juta per hari untuk membiayai penelitian dan pengembangan yang pada akhirnya menguntungkan petani dan konsumen. Tanpa perlindungan paten, hal ini mustahil dilakukan.

Ketika petani membeli varietas benih paten, mereka menandatangani perjanjian bahwa mereka tidak akan menyimpan dan menanam kembali benih yang dihasilkan dari benih yang mereka beli dari kami. Lebih dari 275.000 petani setahun membeli benih dengan perjanjian ini di AS. Perusahaan benih lain menjual benih mereka dengan ketentuan yang serupa. Mereka memahami hakikat perjanjian itu, bahwa perusahaan harus dibayar untuk produknya.. Sebagian besar petani memahami dan menghargai penelitian kami dan bersedia membayar untuk penemuan kami dan nilai yang diberikannya. Mereka berpendapat tidaklah adil kalau ada petani yang tidak membayar.

Sejumlah kecil petani tidak mematuhi perjanjian ini. Monsanto mengetahui, melalui upaya kami sendiri atau melalui pihak ketiga, adanya orang yang diduga melanggar perjanjian atau paten kami. Untuk semua pelanggaran yang ditemukan, kami berhasil menyelesaikan sebagian besar kasus ini di luar pengadilan. Sebagian besar petani ini tetap menjadi pelanggan kami. Namun, kadang kami terpaksa meneruskan gugatan hukum. Hal ini jarang terjadi, hanya 145 gugatan hukum diajukan sejak 1997 di AS. Ini rata-rata sekitar 11 persen per tahun selama 13 tahun terakhir. Sampai sekarang, hanya 9 kasus yang dimejahijaukan. Dalam setiap gugatan ini, juri atau pengadilan memenangkan kami.

Baik para petani itu langsung mengganti rugi, atau kasusnya diselesaikan melalui pengadilan, uangnya disumbangkan ke prakarsa kepemimpinan pemuda, termasuk program beasiswa.

Kami menegakkan hal ini demi tiga alasan utama. Pertama, tidak ada perusahaan yang mampu bertahan jika produknya tidak dibayar. Kedua, kerugian dari pendapatan ini dapat mengurangi kemampuan kami untuk berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk menciptakan produk baru guna membantu petani. Saat ini kami menginvestasikan lebih dari $2,6 juta per hari untuk mengembangkan dan memperkenalkan produk baru ke pasar. Ketiga, tidaklah adil bagi petani yang mematuhi perjanjian jika petani lain dibiarkan melanggarnya tanpa terkena sanksi. Bertani, seperti bisnis lain, penuh persaingan, dan petani memerlukan gelanggang yang adil.